Sawan
Berujung Malapetaka
“Dalam
berkendara, faktor keselamatan merupakan salah satu hal yang paling utama untuk
diprioritaskan oleh pengendara. Resiko serta tingginya angka kecelakaan yang
terjadi dijalan raya mengharuskan para pengendara untuk selalu fokus dan
berhati-hati dalam setiap perjalanan. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka
nyawa sang pengendara akan menjadi taruhannya.”
Yogyakarta – Tere (21) terluka cukup parah ketika sepeda motor
yang ia kendarai sendiri menabrak sebuah kotak peti mati disebuah jalan kecil
daerah Demangan, Rabu malam (04/12) pukul 23.00.
Kejadian
ini bermula ketika Tere bersama rekannya yang membawa motor sendiri-sendiri ini
hendak pergi menghadiri acara ulang tahun temannya. Berdasarkan informasi yang
diterima, kronologi kejadian tersebut adalah berawal dari pengendara yang
menabrak sesuatu benda berbentuk kotak yang diduga merupakan sebuah peti mati
yang berukuran sebesar tubuh kucing. Tere tidak menyangka bahwa dirinya akan
mengalami hal yang diluar kendalinya. “Aku tuh lagi jalan bawa motor, nah
tiba-tiba dari ujung mataku itu aku liat ada orang yang ngelemparin aku peti
mati gitu. Peti nya pas banget ada di depan motorku. Aku ga sempet ngehindar,
jadi aku nabrak peti itu.”
Menurut
korban, kotak tersebut dilemparkan ke arah dirinya oleh pengendara lain. Akibatnya
korban tidak dapat menghindar dan terjatuh. Namun setelah korban terjatuh,
kotak peti mati tersebut tidak berwujud atau dapat dikatakan tidak ada sama
sekali di tempat kejadian.”Aku beneran nabrak kok, orang bunyinya aja sampe
kedengeran. Tapi yang jadi masalah adalah pada saat aku jatuh, kotak itu
langsung tiba-tiba sssssttt menghilang. Orang yang ngelempar aku pun juga
langsung ga ada. Aku juga ga bodoh kalo untuk menjatuhkan diri sendiri. Buat apa
aku bikin celaka diriku sendiri,”terangnya.
Kecelakaan
tunggal ini terjadi akibat halusinasi yang berlebihan atau yang biasa orang
katakan sawan. Tere yang hampir pingsan dengan luka berlumuran darah akibat
insiden kecelakaan ini dibawa oleh rekannya kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan
pertolongan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar